Inkubator gratis untuk seorang buruh pabrik


Bapak Sahroni berjuang untuk menyelamatkan bayi prematurnya,..... dia sudah keliling ke beberapa rumah sakit negeri di beberapa wilayah namun semua NICU penuh, walaupun akhirnya ada sebuah rumasakit swasta yg dapat merawat bayi tersebut, hal itu bukan satu-satunya masalah yg di miliki olehnya... fasilitas BPJS bagi bayinya belum dapat digunakan jadi beliau harus membayar semua biaya perawatan sendiri ...
Sebagai kepala keluarga yg berprofesi sebagai buruh pabrik maka hal tersebut sangat memberatkan...padahal perawatan bagi bayinya belum selesai karena berat badannya saat lahir 1440 gr sedangkan kondisi bayi prematur dianggap sudah stabil jika berat badan sudah mencapai 2500 gr...
Namun akhirnya atas kebaikan seorang suster NICU rumah sakit swasta tersebut Bp. Sahroni difasilitasi untuk mendapatkan peminjaman inkubator rumahan gratis.